Rabu, 25 November 2015

Output, Input & 3 Merk Processor

Wah, akhirnya kita bertemu lagi, bagaimana masih sanggup otak kalian menerima segala pengetahuan yang baru? serta wawasan yang luas. Saya harap kalian sanggup. Oke boleh saya lanjut? mungkin kali ini saya akan berbagi pengetahuan tentang beberapa komponen-komponen INPUT & OUTPUT serta pengetahuan tentang 3 merk processor. ayo mari kita baca !!

INPUT
1. KEYBOARD
    Keyboard merupakan salah satu alat  input yang paling umum dan banyak digunakan. keyboard merupakan komponen input yang paling penting dalam suatu pengolahan data pada komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi kita sebagai pengguna. Serta keyboard juga bisa berfungsi ntuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file.  Mungkin bagi beberapa orang diantara kita hanya tahu keyboard yang berupa tombol yang timbul seperti pada kalkulator, tetapi kini dengan mengikuti perkembangan teknologi. Ada keyboard yang sangat cangggih atau bisa juga disebut unik, Virtual Laser Keyboard, keyboard dengan teknologi ini dapat disentuh dipermukaan apapun serta mampu melihat pergerakan jari tangan dan mengartikannya kedalam penekanan tombol pada perangkat. Teknologi keyboard ini diproyeksikan agar gambar terlihat pada permukaan.

2. MOUSE
    Mouse disini bukanlah TIKUS tapi mouse disini adalah salah satu komponen input pada computer. Bagi kita yang sering menggunakan computer mungkin sudah tidak asing lagi dengan salah satu komponen input ini. Tapi mungkin kita belum tentu juga kita tahu tentang mouse itu sendiri. Menurut beberapa sumber yang saya ketahui dari awal sampai yang terakhir tentang perkembangan mouse hanya jumlah tombolnya yang tidak berubah, ada mouse yang memiliki tombol satu, dua sampai tiga buah tombol tapi kebanyakan yang kita tahu rata tombol mouse hanyalah dua saja. Tapi apakah kalian tahu? Pada awalnya mouse memiliki satu tombol. Tapi rata-rata mouse yang sering dipakai memiliki dua tombol, kebanyakan mouse saat ini adalah mouse yang didesain oleh microsoft Windows (memiliki dua tombol). Beberapa mouse juga ada yang memiliki sebuah wheel untuk memudahkan scrolling. Adapula Ael yang memperkenalkan mouse dengan satu tombol yang tidak berubah hingga kini. Mengikuti perkembangan teknologi, mouse juga sudah banyak yang dirancang tanpa kabel, dengan menggunakan teknologi wireless seperti infra red gelombang radio ataupun bluetooth. Mouse wireless yang populer saat ini menggunakan gelombang radio ataupun Bluetooth. Sementara mouse yang menggunakan infrared kurang begitu diminati karena jarak jangkaunya yang terbatas dan juga kurang begitu praktis karena antara mouse dengan penerimanya tidak boleh ada penghalang. Mouse juga saat ini kebanyakan bekerja dengan menggunakan sensor optik yang menggunakan LED sebagai sumber penerangan untuk mengambil beribu-ribu frame gambar selama mouse bergerak (bergeser). Dan kini dengan berkembangnya teknologi, terdapat salah satu jenis mutakhir dari mouse, adalah yang berteknologi laser, menurut beberapa sumber mouse ini pertamakali diperkenalkan oleh logitech, perusahaan mouse terkemuka yang bekerja sama dengan Agilent Technologies pada tahun 2004, dengan nama logitech MX 1000. Logitech mengklaim bahwa mouse laser memiliki tingakt akurasi yang 20 kali lebih besar dari mouse optikal. Meskipun dasar kerja dari mouse optikal dengan mouse laser sama hanya berbeda pada laser pengganti LED. Meskipun mouse ini adalah salah satu jenis paling mutakhir saat ini tetapi mouse ini belum banyak dipergunakan karena harganya yang masih mahal.

3. SCANNER
    Scanner ini merupakan komponen input yang hampir menyamai dengan mesin fotokopi. Akan tetapi pada mesin fotocopy hasilnya dapat langsung dilihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya mampu ditampilkan pada layar monitor komputer dahulu kemudian baru dapat diedit sehingga tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang kemudian dapat disimpan sebagai file text, dokumen dan gambar.
Pada saat ini banyak sekali scanner yang beredar di dunia dengan berbagai merk, Di antaranya scanner keluaran dari Canon, Hewlett Packard ( HP ), EPSON, UMAX dan masih banyak lagi.
Perbedaan tiap scanner dari berbagai merk terletak pada pemakaian teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.

4. LIGHT PEN
    light pen atau dalam bahasa Indonesia berarti pena cahaya, light pen juga merupakan salah satu komponen input yang berbentuk pena dan bercahaya. apabila pena kita dekatkan (gores) ke monitor, pada monitor akan membentuk goresan sesuai dengan goresan yang kita lakukan. light pen pada umumnya digunakan untuk mendesain gambar. light pen memudahkan kita apalagi desainer dalam mendesain gambar pada layar karena apabila kita menggunakan mouse pastinya akan terasa kaku. Untuk mendapatkan gambar yang bagus, light pen membutuhkan adanya monitor dengan kualitas yang prima (high resolution). mengikuti perkembang teknologi, light pen sekarang bisa di digunakan dengan media apapun. kita bisa menulis atau menggambar di meja dengan kemudian hasil dari goresan kita akan tampil di monitor . Light pen memiliki sensor yang mampu mengirimkan sinyal cahaya ke komputer dan kemudian direkam.

5. WEBCAM
     Webcam adalah Kamera video yang didesain untuk berhubungan dengan PC. Dengan teknologi pada komponen input ini, maka si kamera yang ada pada komputer dapat memberikan informasinya, yaitu berupa gambar yang dimunculkan melalui halaman web. Kamera ini bisa digunakan untuk merekam klip video yang bisa dikirim lewat e-mail atau untuk mentransmisikan gambar secara langsung di Internet untuk keperluan video chat.


OUTPUT
1.MONITOR
     Monitor merupakan salah satu komponen input yang memiliki fungsi penting dalam kelancaran kita terhadap penggunaan Komputer. Teknologi monitor berkembang sangat pesat. Sesuai tahap pengembangan teknologinya, layar monitor dikelompokkan menjadi 3 jenis, diantaranya Cathod Ray Tube (CRT), Liquid Crystal Display (LCD) dan Plasma gas.
a. Cathod Ray Tube (CRT)
     Cathod Ray Tube (CRT) atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai tabung sinar katoda. Teknologi pada monitor ini menggunakan teknologi tabung sinar katoda sebagai layar penampilnya. Monitor CRT memanfaatkan tumbukan elektron untuk memunculkan titik cahaya pada layar.
b. Liquid Crystal Display (LCD)
     Teknologi LCD pastinya berbeda dengan CRT, LCD tidak lagi menggunakan tabung elektron untuk memancarkan sinar, akan tetapi menggunakan semacam kristal cair yang bisa berpendar. Kristal cair adalah molekul organik kental yang mengalir seperti cairan, tetapi memiliki struktur spasial seperti kristal. Dengan menyorotkan sinar melalui kristal cair, intensitas sinar yang keluar dapat dikendalikan secara elektrik sehingga membentuk panel-panel datar. Lapisan yang terdapat dalam LCD yaitu : polaroid belakang, elektroda belakang, plat kaca belakang, kristal cair, plat kaca depan, elektroda depan, polaroid depan. Monitor jenis ini memiliki radiasi yang minim karena cara kerja LCD tidak melakukan penembakan.
c. Plasma Gas
     Plasma gas atau monitor plasma, menggunakan teknologi gabungan dari CRT dan LCD. Plasma memanfaatkan gas fosfor untuk meningkatkan kualitas gambar yang ditampilkan. Monitor plasma ini memanfaatkan fosfor seperti teknologi CRT. bedanya terletak pada layar monitor plasma yang mampu berpendar tanpa adanya bantuan cahaya di belakang layar. Hal tersebut mengakibatkan energi yang diserap oleh monitor plasma tidak sebesar pada monitor CRT. Kontras warna yang dihasilkanpun lebih baik dari LCD. Adapun Panel Digital Light Processing (DLP) yaitu alat yang pada umumnya digunakan dalam teknologi monitor plasma. DLP inilah yang menangkap sinyal image dasar berupa warna merah, abu-abu dan hitam (RGB). Warna RGB kemudian dipisahkan oleh roda warna, kemudian dipantulkan oleh gas fosfor dan dipertemukan dalam mata kita.

2. PLOTTER
     Plotter sama seperti printer mencetak berupa hard copy dari desain digital yang diberikan. Desain dikirim ke plotter melalui kartu grafis dan gambar dibuat dengan menggunakan pena. Dengan kata sederhana, plotter pada dasarnya menggambar menggunakan serangkaian garis lurus. Alat ouput computer jenis ini sering digunakan untuk aplikasi teknik. Plotter, pada prinsipnya sama dengan printer. Hanya saja secara ukuran, plotter memiliki lebar yang jauh lebih panjang daripada printer.
Plotter biasanya digunakan untuk mencetak gambar, grafik, atau disain teknik yang berukuran besar.
Plotter, kini dapat dengan mudah kita jumpai pada percetakan, atau toko-toko yang menyelenggarakan usaha digital printing, yang biasa dipakai untuk membuat banner, poster, pamflet dan lain sebagainya.

3. SPEAKER
     Speaker atau pengeras suara adalah salah satu komponen output yang berfungsi mengubah sinyal listrik (elektrik) menjadi sinyal audio sehingga dapat kita dengar sebagai suatu bunyi. Bunyi speaker dihasilkan dari sebuah magnet, kumparan, dan membran (selaput) yang akan bergetar seiring dengan sinyal elektrik yang melewati sebuah kumparan didalamnya.
     Ada beberapa macam speaker menurut bunyi yang akan dihasilkan, yaitu:
* Tweter, speaker menghasilkan bunyi pada frekuensi tinggi (treble).
* Midrange, speaker menghasilkan bunyi pada frekuensi tengah (middle).
* Woofer, speaker menghasilkan bunyi pada frekuensi rendah (bass).

4. HEADPHONE
    Headphone adalah salah satu komponen output sebagai perangkat pelengkap suara yang banyak disukai orang terutama diantara kalian yang ingin fokus mendengarkan lagu dan chatting. Berbagai headphone telah diciptakan dengan teknologinya. Dari yang berbentuk kecil hanya menempel di lobang telinga (earphone) sampai tanpa kabel dengan teknologi Bluetooth. Kalian yang sebagai gamers pun berterima kasih dengan hadirnya headphone. Sekarang, mereka bisa nikmat bermain dan bisa berbicara dengan gamers lainnya karena adanya kelengkapan microphone pada headphone.
Fungsi Headphone ini tidak jauh beda dengan speaker, namun headphone dapat memberikan kualitas suara yang bagus dan meminimalisir suara-suara luar. Apalagi kalau yang harganya mahal, gangguan suara dari luar akan bisa diredam sama sekali.
  
5. PROYEKTOR
      Proyektor adalah perangkat yang digunakan untuk membuat proyeksi, proyektor seringdipakai didalam presentasi. Proyektor yang banyak digunakan sekarang ini adalah jenis LCDproyektor. Teknologi LCD proyektor tidak beda seperti monitor LCD, bedanya LCD PROYEKTOR bekerja dengan bantuan peralatan tambahan yaitu kabel data, yangdigunakan untuk menghubungkan antara proyektor dengan komputer. Yang kedua yaitupower supply, berupa adaptor yang digunakan untuk menyalakan proyektor. Sebuah proyektor data digunakan dengan baik komputer laptop atau desktop.Proyektor menggunakan S-Video, RCA kabel atau koneksi USB untuk menghubungkan ke komputer.


3 MERK PROCESSOR

1. INTEL
a. Caleron
      Celeron adalah processor produksi intel dengan arsitektur Pentium II namun memiliki spesifikasi yang terbilang sangatlah rendah contohnya Covington yang bekerja dengan clock266 MHz dan tidak dilengkapi L2 cache memory. yang bekerja dengan clock 266 MHz dan tidak dilengkapi L2 cache memory.  Namun seiring kemajuan teknologi  Sebagai pendamping Pentium 4, Intel meluncurkan Celeron baru bernama Willamette dengan soket 478 berkecepatan 1,7 GHz dan dilengkapi 256 kB L2 cache.

b. Caleron D
     Kode huruf D pada Celeron  D awalnya hanya menandakan generasi Celeron ini berbarengan dengan Pentium D. Coleron D merupakan nama dagang baru bagi prosesor Celeron. CPU dengan prosesor Celeron tercepat memiliki Northwood 0.13 mikron. Prosesor Celeron D merupakan kelanjutan core Pentium IV yang memiliki core Prescott 0.09 mikron dan core Cedar Mill 0.065 mikron.
Berikut adalah kemampuan prosesor Celeron D diantaranya,
  1.  Celeron D dengan 478 pin mikro FC-PGA digunakan pada motherboard dengan soket 478. Prosesor ini memiliki fitur dasar core Prescott dan memiliki kemampuan Excute Disable Byte atau mode eksekusi 64 byte.
  2. Prosesor Celeron D pertama pada 775-land FC-LGA memiliki kemampuan Excute Disable    Byte.
  3. Celeron D yang baru pada 775-land FC-LGA memiliki kemampuan Excute Disable dan mode 64 byte.
c. Core 2 duo
      Core 2 Duo adalah processor Intel berkecepatan 2.400 MHz yang dirilis Intel pada bulan Juli tahun 2006. Generasi kedua dari arsitektur Core, memiliki kecepatan latency yang lebih kecil (membuatnya lebih cepat dibanding pendahulunya) dan memiliki memori cache yang dipasang per core, tetapi terhubung satu sama lain (paralel). Pesaing prosesor ini adalah AMD Athlon FX 60 (Core 2 Duo unggul dengan perbedaan kinerja 15%). Dengan overclock hingga 3,4 Ghz, Athlon FX 60 hanya bisa unggul tipis dari Intel Core 2 Duo. Hal ini membuktikan bahwa Intel Core 2 Duo jauh lebih efisien bila dibandingkan dengan pendahulunya dalam mengeksekusi intruksi.
 
d. Core 2 Quad
      Core 2 Quad adalah prosessor yang sama dengan Core 2 Duo dan core solo, tetapi Core 2 Quad dalam satu prosessor terdapat 4 inti (quad=4). Core 2 Quad tercipta setelah intel sukses dengan peluncuran Core 2 Duo. Intel Core 2 Quad sendiri merupakan hasil penggabungan 2 prosesor Core 2 Duo ber-cache L2 4 MB, sehingga Core 2 Quad memiliki cache L2 sebesar 8 MB (2 x 4 MB). Prosesor Core 2 Quad merupakan prosesor yang menarik dan menjadi pilihan yang aman untuk masa depan, walaupun saat ini masih banyak software yang belum bisa menggunakan prosesor ini.

e. Core i7
      Prosesor Core i7 ini dibuat dengan mikroarsitektur Nehalem yang tersedia dalam model empat atau delapan core. Dengan memiliki banyak core yang terintegrasi, sinyal yang dikirim antara sirkuit bisa pergi lebih cepat. Hal ini menghasilkan kualitas sinyal yang lebih baik dan kemudian memungkinkan lebih banyak data yang akan diproses lebih cepat.
Sementara pengolahan data pada kecepatan ini dapat meningkatkan kemampuan komputer untuk multitasking , ada beberapa kerugian untuk komputasi dengan beberapa core. Dengan bekerja lebih cepat dan lebih keras, prosesor multi-core dapat menempatkan beban pada area lain dari komputer, yaitu memori . Prosesor ini dianggap sebagai perubahan terbesar abad ini dalam bidang arsitektur prosesor. Perubahan besar yang ada pada prosesor baru ini bila dibandingkan dengan generasi sebelumnya terdapat pada letak memory controller. Tidak seperti generasi-generasi sebelumnya, seperti pentium maupun Core 2 Duo, dimana memory controller terletak pada chipset terpisah, yaitu Northbridge. Pada Core i7 ini memory controller terletak pada pusat prosesor itu sendiri.

2. AMD 
a. AMD K5
      AMD K5 adalah prosesor amd yang pertama, saat mulai produksi memang amd sengaja menjiplak dari pihak intel, jadi apapun prosesor yang di buat oleh amd akan support dengan hardware maupun aplikasi yang buat oleh intel. Amd k5 awalnya dibuat supaya dapat bekerja pada semua motherboard yang mendukung Intel. namun ada beberapa kendala pada waktu itu, amd k5 tidak berjalan mulus, amd k5 tidak dapat langsung mengenali motherboard dan harus dilakukan Upgrade BIOS untuk bisa mengenali AMD.
b. AMD K6
     Prosesor AMD K6 merupakan prosesor generasi ke-6 dengan peforma yang tinggi dan dapat diinstalasi pada motherboard yang mendukung Intel Pentium. AMD K6 sendiri masih dibagi lagi modelnya antara lain : AMD K6, AMD K6-2, AMD K6-III dan dari seluruh modelnya yang membedakan hanya kecepatan CPU Clock dan Micron Prosesnya.
c. AMD Duron
      Pada mulanya processor ini memiliki code nama Spitfire yang dibuat berdasarkan Core Thunderbird. AMD Duron merupakan generasi ketiga dari perkembangan processor AMD. AMD Duron ini juga merupakan jenis prosesor yang murah dan terjangkau dan dikenal pada tahun 2000. AMD Duron tidak kalah hebat dengan AMD Athlon yang memliki kinerja processor hampir sama hanya beda 7%-10% lebih tinggi AMD Athlon sedikit. Saat ini AMD sudah menghentikan produksi AMD Duron. 
d. AMD 64 X2 Dual Core
       Prosesor AMD 64 X2 Dual Core ini dapat menyaingi apa yang akan dikembangkan Intel dengan prosesor Core Duo nya. Tetap berbasis teknologi 64 bit, processor AMD 64 X2 Dual Core ini diperuntukan bagi kumpulan pengguna media digital yang intensif. Pendekatan yang digunakan disini adalah kontroler memori DDR yang sepenuhnya terintegrasi sehingga membantu mempercepat akses ke memori, dengan menyediakan jalur dai prosesor AMD 64 X2 Dual Core langsung ke memori utama. Dan kita pun bisa menikmati loading aplikasi yang lebih cepat dari performa aplikasi yang lebih meningkat. Pada AMD ^$ X2 Dual Core terdapat teknologi seperti HyperTransport yang mampu meningkatkan kinerja system secara keseluruhan dengan menyingkirkan bottlenecks pada level input output, meningkatkan bandwith, mengurangi latency system.
e. AMD Opteron
      Processor ini diproduksi untuk menandingi processor Intel Xeon di pasar Workstation dan Itanium dipasar High-End. Mungkin AMD Opteron ini dapat dibilang menang telak dilihat dari kinerja yang ditunjukkan tiap watt yang digunakan (performance/watt), akan tetapi belum dapat menandingi efisiensi processor Intel Itanium.
Pada 
AMD Opteron terdapat beberapa fitur diantaranya,
  1. Cahche level-1 sebesar 128 KB yg terbagi ke dalam data chache 64 KB dan instruction cache 64 KB. 
  2. Chache level-2 sebesar 1024 KB
  3. Kecepatan dari 1400 MHz – 3000MHz
  4. Mempunyai 3 buah link Hyper Transport dengan kecepatan 3200 Mbit/s
  5. Bisa mengakses memori fisik hingga 1 terabyte 
  6. Tersedia dalam single-core, dual-core, quad-core 

3. CYRIX
a. Cyrix 486 SLC
        Cyrix dan Texas Instruments telah membuat serangkaian chip 486SLC. Chip-chip tersebut menggunakan kumpulan perintah yang sama seperti 486DX, dan bekerja secara internal 32 bit seperti DX. Tapi secara eksternal, bekerja hanya pada 16 bit (seperti 386SX). Oleh karena itu, chip-chip tersebut hanya menangani RAM 16 MB. Lagipula, hanya mempunyai cache internal 1 KB dan tidak ada mathematical co-processor. Sesungguhnya chip-chip tersebut hanya merupakan perbaikan 286/386SX. Chip-chip tersebut bukan merupakan chip-chip clone. Chip-chip tersebut mempunyai perbedaan yang mendasar dalam arsitekturnya jika dibandingkan dengan chip Intel.
b. Cyrix MediaGX
      Cyrix merilis MediaGX CPU pada tahun 1996, yang mengintegrasikan semua komponen diskrit utama dari PC, diantaranya suara dan video, ke satu chip. Awalnya berbasis pada teknologi 5×86 tua dan berjalan pada 120 atau 133 MHz, kinerjanya secara luas dikritik namun harga rendah membuatnya berhasil.
c. Cyrix 6x86
    Cyrix 6x86 ini menurut beberapa sumber merupakan tiruan Pentium yang murah. Chip ini kompatibel dengan Pentium, karena cocok dengan Socket 7. Cyrix memasarkannya dengan membandingkan pada frekuensi clock Intel. Cyrix 6×86 dikenal dengan unjuk kerja yang buruk pada floating pointnya. Cyrix mempunyai masalah saat menjalankan NT 4.0. Prosesor ini meneruskan tradisi Cyrix membuat pengganti untuk soket yang dirancang Intel. Prosesor 6×86 diberi nama seperti P166 yang menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada prosesor Pentium 166MHz. Bahkan prosesor 6×86, kecepatan clock jauh lebih rendah daripada pentium. Kemudian 6x86L adalah 6×86 direvisi yang dikonsumsi lebih sedikit daya, dan 6x86MX (M2) menambahkan MMX instruksi dan L1 cache yang lebih besar. MII , berdasarkan desain 6x86MX, tidak lebih dari perubahan nama dimaksudkan untuk membantu chip bersaing lebih baik dengan Pentium II.
d. Cyrix MII
    Diperkenalkan pada 30 Mei 1997 namanya menjadi 6x86MX. Kemudian diberi nama MII. Processor Cyrix MII ini kompatibel dengan Pnetium MMX dan dipasangkan pada motherboard Socket 7 biasa, Cyrix MII mempunyai 64 KB cache L1 internal. Cyrix juga memanfaatkan teknologi yang tidak ditemukan di dalam Pentium MMX. Cyrix MII secara khusus dibandingkan dengan CPU generasi ke-6 lainnya (Pentium II dan Pro dan K6) karena tidak bekerja berdasar kernel RISC. Cyrix MII menjalankan perintah CISC asli seperti Pentium MMX. Cyrix MII juga mempunyai semua prosessor dary Cyrix, masalah yang berhubungan dengan unit FPU. Tetapi, jika hanya digunakan untuk aplikasi standart, hal ini bukan masalah. Masalah akan muncul jika memainkan game 3D. Cyrix MII merupakan processor yang cukup powerful. tidak mempunyai FPU dan MII yang berunjuk kerja baik. 
e. Cyrix C3     
      VIA C3 adalah keluarga x86 central processing unit untuk komputer pribadi yang dirancang oleh Centaur Teknologi,  mantan anak perusahaan IDT dan pembuat C6 WinChip dan dijual oleh VIA Technologies. VIA membeli Centaur dari IDT pada tahun 1999. Core CPU yang berbeda dibangun mengikuti desain metodologi Centaur Teknologi.
     VIA awalnya direncanakan untuk mengembangkan III Cyrix sebagai penerus Cyrix MII , kode nama “Yosua”. Sementara itu tim Centaur bekerja pada pengganti untuk itu, teknologi WinChip 4 inti berdasarkan kode nama “Samuel”. Setelah penundaan banyak, proyek Yosua akhirnya dibatalkan karena kurangnya kinerja dan lebih awal dari jadwal Samuel diganti dan dirilis sebagai Cyrix III pada bulan Juni 2000. Namun, VIA menyimpan nama “Cyrix III” untuk menghindari membuang-buang uang perusahaan itu sudah dihabiskan di kampanye pemasaran. Dari sudut pandang teknis, Cyrix III tidak ada hubungannya dengan Cyrix lagi.